R-APBK Banda Aceh 2019 Diharapkan Akomodir Seluruh Kepentingan Masyarakat

0
131

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Arif Fadillah berharap Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan Belanja Kota (R-APBK) Banda Aceh Tahun Anggaran 2019 yang disulkan legislatif dapat mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat.

Menurut Arif Fadillah, muatan R-APBK Banda Aceh 2019 dapat mengakomodir dan menyelaraskan dengan program dan kegiatan sebagaimana yang tercantum dalam visi-misi Wali Kota Banda Aceh priode 2017-2022 untuk mewujudkan kota Banda Aceh gemilang dalam bingkai syariah.

“Kami berharap R-APBK 2019 yang diusulkan Pemerintah Kota Banda Aceh hendaknya sudah mengambarkan kondisi keuangan pemerintah Kota Banda Aceh yang berimbang, benar, dan wajar serta sesuai dengan asas-asas transparansi dan akuntabilitas yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” kata Arif Fadillah dalam rapat paripurna dewan penyampaian R-APBK Banda Aceh 2019, Senin (22/10/2018).

Arif menjelaskan mekanisme pelaksanaan kinerja pemerintah, dalam proses pengusulan R-APBK disampaikan oleh eksekutif, untuk kemudian dibahas oleh legislatif melalui badan anggaran dewan bersama sama dengan Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK).

Pembahasan juga dilakukan oleh komisi-komisi desa bersama dengan SKPK atau dengan mitra kerjaanya masing–masing pada akhirnya disepakati bersama antara Wali Kota dan DPRK Banda Aceh untuk selanjutnya disahkan menjadi Qanun APBK Banda Aceh tahun anggaran 2019.

Dia menambahkan, Badan Anggaran beserta komisi-komisi dewan dalam hal ini akan bekerja dengan penuh tangung jawab dalam membahas dan mengkaji ajuan R-APBK Banda Aceh tahun anggaran 2019, dengan tetap memperhatikan atau mempedomani apa yang sudah termuat dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran sesementara (KUA-PPAS) APBK Banda Aceh 2019.

“Insyaallah rapat rapat pembahasan terhadap R-APBK Banda Aceh tahun anggaran 2019 akan berlangsung mulai besok (hari ini), dan jika tidak ada aral melintang R-APBK ini akan dapat kita paripurnakah pengesahaanya paling lambat di pengujung November 2018,” tutur Arif Fadillah.[]
Sumber : acehtrend

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here