Banda Aceh – Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda ST MM, meminta pemerintah dan instansi terkait menelusuri kebenaran dibalik video viral yang memperlihatkan seorang kakek lanjut usia (lansia) yang diduga diminta seseorang untuk melakukan aktivitas meminta-minta dari suatu tempat ke tempat lain di Banda Aceh.
Menurut Nanta, peristiwa yang beredar luas di media sosial tersebut patut menjadi perhatian serius karena menyangkut perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya lansia.
“Kami prihatin dengan video yang sedang beredar. Tentu hal ini menjadi perhatian karena menyangkut perlindungan terhadap warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia,” kata Nanta, Banda Aceh, Rabu (5/8/2026).
Ia mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak agar kepedulian dan pengawasan terhadap kelompok rentan terus diperkuat.
Menurutnya, pemerintah, instansi terkait, maupun masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam mencegah praktik-praktik yang berpotensi merugikan atau mengeksploitasi lansia.
Terkait perlunya tindak lanjut dari instansi terkait, Nanta mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui instansi terkait untuk menelusuri informasi yang beredar serta mengambil langkah sesuai kewenangan masing-masing.
“Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Politisi tersebut juga menyatakan bahwa DPRK Banda Aceh siap berkoordinasi dan meminta penjelasan dari instansi terkait mengenai langkah-langkah yang telah maupun akan dilakukan dalam menindaklanjuti informasi tersebut.
“Harapan kami, persoalan ini dapat ditangani secara baik, objektif, dan mengedepankan sisi kemanusiaan,” katanya.
Nanta menegaskan, pada prinsipnya DPRK Banda Aceh mendukung setiap upaya yang bertujuan melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan, serta mendorong penanganan yang humanis, adil, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (Akhyar)
sumber : https://theacehpost.com/
